Sabtu, 21 Agustus 2010

Evaluasi hal 38

Pada akhir jam tatap muka, mahasiswa diminta untuk menuliskan atau mengemukakan secara lisan:
1. Penjelasan singkat dengan kata-kata sendiri tentang pengertian agama Kristen sebagai agama pernyataan dan perbedaannya dengan agama-agama non pernyataan.
2. Penjelasan singkat dengan menggunakan kata-kata sendiri proses penulisan dan pengilhaman Alkitab serta kanonisasi Alkitab.
3. Implikasi Alkitab sebagai media pernyataan Allah dalam kehidupan orang Kristen sehari-hari. Implikasi ini dilengkapi dengan penjelasan tentang contoh-contoh praktis.

Jawaban

1. Agama Kristen merupakan agama pernyataan. Pernyataan yang secara langsung maupun tidak langsung dari Allah. Ia menyatakan bahwa untuk beroleh keselamatan hanya ada satu jalan yaitu Jalan Kebenaran dan Hidup melalui Yesus Kristus. Ia juga mengaruniakan AnakNya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Agama Kristen membawa kita kedalam perubahan untuk beroleh keselamatan dengan memperlihatkan kepada semua orang bahwa orang Kristen berbeda dengan yang lainnya, karena kita adalah garam dan terang dunia yang perbuatannya didasarkan oleh ajaran Kristus yaitu Kasih. Agama Kristen sebagai Agama pernyataan adalah bahwa Agama Kristen mempunyai dasar ajaran yang berasal dari pernyataan Allah tentang diriNya kepada manusia. Ada 2 pernyataan yang diberikan Allah kepada manusia, yaitu
● Pernyataan Umum : pernyataan yang diberikan oleh Allah kepada semua manusia tanpa terkecuali. Dia tidak membedakan agama, ras, suku, bangsa dan bahasa. Allah menyatakan bahwa Dialah yang menciptakan manusia yang serupa dengan diriNya sehingga manusia harus melayani dan hanya menyembah Allah saja karena Allah sangat mengasihi manusia yang berpegang pada perintahNya.

● Pernyataan Khusus, contohnya : Hukum Taurat, kesaksian para nabi dan cerita tentang pengenalan Yesus Kristus dari lahir hingga kebangkitanNya untuk menebus dosa manusia. Pernyataan ini diberikan dalam bentuk lisan maupun tulisan. Penyataan ini seringkali dinyatakan secara khusus sekali ke pribadi masing-masing orang melalui pertolongan dan pengampunan Tuhan dalam masalah dikehidupan sehari-hari.

Agama kristen sebagai Agama pernyataan sangat mudah sekali dikenali karena Alkitab telah menunjukannya dalam surat-suratNya secara detail.

2. Dahulu Alkitab sempat hanya dianggap sama dengan buku-buku kuno lainnya. Karena seringkali ada yang beranggapan isi Alkitab ada yang tidak masuk akal, oleh karena itu, untuk dapat diterima dan dipercayai semua orang, Alkitab harus diteliti dan diuji dulu kebenarannya, benarkah bahwa Alkitab benar-benar berisi firman Allah. Ada banyak nubuat dalam Alkitab yang digenapi ratusan tahun kemudian, buktinya nubuat dalam Perjanjian lama ada yang diulang kembali dalam Kitab Perjanjian Baru. Jadi, Alkitab memang benar-benar firman Allah karena proses untuk menjadi sebuah Alkitab pun melewati proses yang lama dan rumit dan tak sembarangan orang bisa ikut dalam penulisan Alkitab. Proses penulisan dan pengilhaman Alkitab memerlukan proses yang lama sebelum menjadi Alkitab yang kita baca sekarang, yang merupakan buku terlaris di dunia. Penulisan Alkitab dilakukan oleh para nabi yang dalam penulisannya diberikan ilham oleh Allah. Dalam penulisannya pun Roh Kudus membimbing para nabi agar tulisan itu sentuh'a adalah firman Allah tanpa ada kesalahan. Maksud'a tanpa ada pengaruh budaya lingkungan dan pikiran para nabi itu sendiri. Setelah tulisan firman Allah telah selesai dibuat para nabi, barulah beberapa ratus tahun kemudian ditemukan kembali dan dikumpulkan. Dalam pengumpulan tersebut dilakukan jugalah proses penyeleksian atau “Kanonisasi”. Yang dimaksud Kanonisasi Alkitab adalah pengukuran tulisan-tulisan para nabi apakah tulisan tersebut benar-benar firman Allah (pernyataan dari Allah) atau bukan. Proses ini berlangsung cukup lama karena untuk menjadikan Alkitab sebagai kitab suci memang harus lewat seleksi yang ketat dan mendetail.

3. Implikasi Alkitab disebut sebagai media pernyataan Allah dalam kehidupan orang Kristen sehari – hari, karena melalui Alkitablah kita mengetahui bahwa Allah itu ada, dan Allahlah yang menyertai kita, dan menolong kita dalam kehidupan sehari – hari.
Contoh'nya : disaat kita sedang mengalami masalah / pergumulan hidup, kita berdoa dan curhat kepada Allah dan semua nasihat yang terbaik dari Allah bisa kita teukan dalam Alkitab.